Banyak orang bertanya kepada saya, berapa modal usaha percetakan digital printing? Jawabannya tidak sesederhana menyebutkan satu angka. Selama berkecimpung di industri percetakan, saya melihat ada banyak faktor yang menentukan besarnya modal, mulai dari skala usaha, target pasar, lokasi, hingga jenis layanan yang ingin ditawarkan.

Ada yang memulai hanya dengan puluhan juta rupiah, tetapi ada juga yang menginvestasikan ratusan juta bahkan miliaran rupiah untuk membangun digital printing yang mampu melayani pelanggan dalam jumlah besar.

Artikel ini akan membahas perkiraan modal usaha digital printing berdasarkan pengalaman di industri percetakan sehingga dapat menjadi gambaran bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini.

Mengapa Bisnis Digital Printing Masih Menjanjikan?

Di era digital, kebutuhan cetak justru tidak hilang. Perusahaan tetap membutuhkan kartu nama, brosur, stiker, banner, X-banner, roll-up banner, ID card, kemasan produk, hingga berbagai media promosi.

Selain perusahaan, pelanggan datang dari berbagai segmen seperti:

Selama masih ada kebutuhan promosi dan administrasi, jasa digital printing akan tetap memiliki pasar.

Modal Usaha Percetakan Digital Printing Skala Rumahan

Jika ingin memulai dari rumah, modal sekitar Rp20 juta hingga Rp70 juta sudah cukup untuk membuka usaha sederhana.

Biasanya modal tersebut digunakan untuk membeli: